Sinar Migran

Waspadai musim dingin di Hong Kong: SM berbagi tips

Musim gugur sudah berlalu di penghujung november. Sobat SM, mengganti dan menyediakan kebutuhan musim dingin pastinya sudah dilakukan jauh jauh hari bukan?

Musim dingin berlangsung dari desember sampai bulan februari, namun suhu udara kering dan dingin masih akan terasa sampai awal musim semi tiba di bulan maret.

Di Indonesia mayoritas daerah asal Buruh Migran Indonesia/BMI bersuhu 34 sampai 19°C. Musim dingin di Hong Kong suhu rata rata dibawah 18°C, dalam kondisi tertentu bisa turun sampai dibawah 7°C. Nah, jika mendapati suhu 20°C keatas saat musim dingin anggap saja itu bonus, karena jarang dijumpai.

Bagi BMI yang baru datang dari Indonesia dan belum pernah merasakan musim dinginnya Hong Kong, tentu sangat berat menyesuaikan perbedaan suhu yang cukup drastis bukan?.

Lalu bagaimana dengan orang tua dan balita yang sobat jaga? Ya ! usia golongan ini lebih mudah mengalami penurunan suhu tubuh dibanding usia muda. Ini disebabkan dari melemahnya kemampuan dalam mengontrol suhu dan jaringan lemak tubuh yang menyusut.

Penurunan suhu tubuh yang berlebihan dapat menyebabkan hipotermia lho. Orang tua dengan penyakit kronis, seperti penyakit jantung, pernapasan kronis atau asma, juga rentan saat cuaca dingin.

Dengan padatnya pekerjaan BMI didalam dan diluar rumah, keamanan dan kesehatan diharapkan agar selalu dijaga.
Nah berikut SM akan berbagi tips selama musim dingin. Harapan kita semua bisa menikmati musim dingin dalam kehangatan dan kenyamanan.

1. Perhatikan perubahan cuaca
Perubahan cuara bisa terjadi dalam waktu yang singkat dan sangat cepat.
Berita cuaca disiarkan secara berkala di radio dan televisi maupun koran. Sobat juga bisa mengunduh aplikasi layanan berita cuara dari Badan Observatorium Hong Kong (https://www.hko.gov.hk/m/home.htm).
Atau menelfon nomer hotline 24 jam berbahasa inggris di nomor 187 8066 yang akan memberi informasi ramalan cuaca dan perkembangan suhu setempat.

2. Kenakan pakaian yang cukup. Pastikan nyaman, kering, ringan dan bisa menghangatkan badan. Hindari pemakaian yang terlalu longgar atau ketat, yang dapat membatasi sirkulasi darah atau menghambat gerakan tubuh.

Pastikan mengenakan pakaian dengan bahan katun dan hindari bahan bahan yang memicu alergi seperti bahan wol.

Pakaian atau celana yang kotor dan basah pada balita atau orang tua harus segera diganti. Pastikan agar kepala, leher, tangan dan kaki tetap hangat dengan menggunakan topi, syal, sarung tangan, dan kaus kaki.

3. Konsumsi makanan dan minuman yang panas dan kalori lebih tinggi, seperti susu panas, sup, nasi, bubur, mie. Sediakan minuman lemon madu dan jahe.

Musim dingin akan mudah memicu rasa lapar. Sediakan makanan ringan yang bergizi yang mudah dikonsumsi sewaktu waktu, hindari makanan berlemak dan asin.

Banyak orang beranggapan meminum alkohol akan merasa panas dan dapat menjaga panas tubuh. Namun sifat alkohol yang memperlebar pembuluh darah, seseorang justru akan kehilangan panas tubuh lebih cepat.

4. Menjaga lingkungan rumah
Membuat rumah lebih hangat dengan menggunakan pemanas listrik banyak dilakukan orang selama musim dingin.

Pastikan tersedia ventilasi dalam ruangan yang baik. Perhatikan keamanan saat pemakaian. jauhkan pemanas dari gas, bahan bakar, barang barang yang mudah terbakar, seperti pakaian parasut, bahan nylon, wol, plastik, ketika pemakaian malam hari pastikan jangan sampai mesin tertutup sirkulasi pijar panasnya. Hindari pemakaian sepanjang malam. Jangan biarkan mesin menyala saat tidak ada seorangpun didalam rumah.

5. Saat berkegiatan di luar rumah, pakailah pakaian yang cukup agar tetap hangat. Hindari terpaan angin dan tempat yang dingin terlalu lama.

Lakukan gerakan rutin untuk menghasilkan panas, meningkatkan sirkulasi darah dan melatih fungsi sendi terutama sebelum dan setelah tidur.

6. Melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap kesehatan balita dan orang tua. Pemeriksaan ini diharapkan agar dapat mendeteksi lebih dini timbulnya berbagai penyakit dan bisa diobati tepat waktu.

7. Merawat dan menjaga diri
Istirahat disini tentu selain jam tidur yang cukup, tentu tempat tidur yang cukup hangat pula.
Di Hong Kong ada 3 dari per 10 buruh migran
tidur di lantai, sofa, ranjang lipat, loker, gudang.
https://issuu.com/migrantshk/docs/pictures_from_the_inside_a4

Nah, bagi yang tidurnya berada di tempat seperti ini pastikan jangan sungkan meminta selimut dan matras tambahan. Kebiasaan dan bahan pakaian dari Indonesia tentu berbeda saat musim dingin di Hong Kong. Jika baju yang dibawa tidak cukup hangat, jangan sungkan meminta baju hangat kepada majikan.

Mandi pakai air hangat yang cukup. Gunakan pelembab kulit, terutama ketika menjelang dan bangun tidur ya.

8. Saat bekerja
Kerja BMI memungkinkan berada dibanyak tempat seperti pasar, dapur, kamar mandi, rumah sakit, panti jompo, halaman sekolah mobil dan tempat tempat lain.

Mencuci tangan menjaga kita dari kuman yang menyebar. Sering sabun, air dan zat kimia yang bersentuhan dengan kulit langsung sangat berbahaya jadi memakai sarung tangan dan masker akan sangat melindungi.
Sobat tidak mau kan selama cuaca dingin kulit menjadi mudah pecah, iritasi dan alergi? Ayo rawat dan bagi informasi ini ke sobat sobatmu yang lain. Salam !

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *