Sinar Migran

Tahun depan, pekerja migran dapat pindah kerja tanpa melalui agen

Also pekerja migran dengan membawa poster tuntutan di Taiwan. Dok. Ganas Community

Taiwan-SM, Kamis (14/10/2021) Taiwan akan luncurkan platform online untuk pekerja migran ajukan visa sendiri tanpa melalui agen.

Pernyataan tersebut di sampaikan oleh
Menteri Tenaga Kerja Hsu Ming-chun dalam  menanggapi pertanyaan dari legislator Hung Sun-han, yang menanyakan apa langkanya dalam memberantas tren tidak sehat dari calo tenaga kerja yang tidak bermoral yang memungut biaya ilegal.

Proses aplikasi yang dijelaskan akan disederhanakan dengan mengizinkan pekerja migran untuk mendaftar secara online sendiri. Platform ini diharapkan akan aktif pada awal tahun 2022.

Sesuai aturan yang berlaku di Taiwan, agen hanya dapat membebankan “biaya layanan” sebesar NT$1.500 (US$53,3) hingga NT$1,800 (US$63,9) per bulan untuk pekerja migran pindah kerja.

Namun, karena kurangnya platform online, multibahasa dan proses aplikasi yang rumit, pekerja migran dan majikan tidak dapat mengajukan sendiri berbagai dokumen dan harus bergantung pada agen untuk menangani dokumen atas nama mereka.

Beberapa agen yang tidak bermoral memanfaatkan celah dan secara ilegal menahan dokumen pekerja migran seperti surat izin kerja, surat suksesi, penghapusan pekerjaan dan perubahan surat izin untuk memungut biaya ilegal, sehingga menghalangi kesempatan pekerja migran untuk berganti majikan.

Kementerian Tenaga Kerja sebelumnya mengatakan pekerja migran dan majikan dapat melaporkan agen perantara yang menagih mereka untuk menyelesaikan masalah, menambahkan bahwa akan ada hadiah NT$20.000 (US$710,5) untuk kasus laporan yang berhasil, menurut The China Post.

Ketua Ganas Community, Fajar menyambut baik rencana tersebut. Jadi pekerja rumah tangga (PRT) migran bisa melakukan direct hiring (kontrak mandiri-red) tanpa agen.

Namun disisi lain karena peran agen terhadap job job itu masih mendominasi, ia menyangsikan memanfaatkan layanan online bagi para pekerja pabrik. Pasalnya, pemilik pabrik masih bergantung kepada jasa Agen.

“Masalah jual beli job dan pungutan liar yang marak terjadi hanya bisa di minimalkan jika pihak ketiga yaitu sistem keagensian dihapus, diganti job melalui pemerintah langsung,” Tegasnya.###

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *