Sinar Migran

Pekerja Migran Indonesia Sambut Hari Kemerdekaan:
Gelar Upacara Bendera Virtual Malam Hari Setelah Tunaikan Tugas Bekerja

Romo Heribertus Hadiarto, Pembina Upacara Virtual yang diselenggarakan pada 17 Agustus 2022


Pekerja Migran Indonesia di Asia merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 secara virtual melalui zoom yang diselanggarakan pada 17 Agustus 2022 pukul 9 malam.

Upacara virtual ini menampilkan Pasukan Pengibar Bendera yang terdiri dari pekerja migran Indonesia di Hong Kong, pembaca teks UUD45 oleh PMI dari Singapore, pembaca proklamasi adalah PMI dari Korea dan pembaca doa adalah PMI dari Malaysia serta pembawa lagu-lagu nasional dari PMI di Macau, Singapore dan mantan buruh migran di Indonesia. Upacara virtual ini dilaksanakan oleh Jaringan Buruh Migran Indonesia – JBMI, bekerja sama dengan Komunitas Katolik Indonesia di Hong Kong- KKIHK, Migrant Training Centre – MTC, Indonesian Family Network- IFN Singapura, Gabungan Migran Bersolidaritas – GANAS Community Taiwan, Kabar Bumi Indonesia dan PERTIMIG Malaysia.

Romo Heribertus Hadiarto, Pembina Upacara Virtual tahun ini menyampaikan pesan kepada PMI untuk selalu menyadarkan diri atau self-awareness yaitu berkata pada diri sendiri bahwa kita berharga dan pasti bisa. Romo Heri juga menekankan bahwa banyak PMI yang tidak bisa mengikuti upacara pengibaran bendera karena tidak libur dan sedang bekerja, namun ditengah situasi kerja yang sulit ditengah COVID 19, PMI tetap semangat menyelenggarakan upacara meskipun secara virtual dan menunjukan sisi positive bagaimana PMI menikmati persatuan, kepedulian dan rasa sebangsa setanah air di Rantauan.

Romo Heri juga memberikan semangat kepada peserta bahwa upacara virtual ini adalah bentuk memulangkan harkat martabat kita yang hilang atas nama kebijakan dan perlindungan serta bagaimana dampak COVID-19 yang telah merusak harkat martabat PRT migran.

“Maka sudah seharusnya upacara ini menjadikan diri kita untuk terus belajar, berjuang, membangun kekuatan serta meleburkan diri melayani massa melalui organisasi atau komunitas dan menghapus penindasan, diskriminasi dan ekploitasi yang merenggut hak hak dasar PMI”, tegas Romo Heri.

Upacara virtual ini rutin digelar oleh JBMI Hong Kong sejak muncul pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 dan selalu diselenggarakan pada malam hari karena menyesuaikan waktu istirahat PMI. Tujuan upacara ini adalah untuk memberi penghormatan dan mengenang perjuangan para pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia serta meningkatkan semangat PMI untuk untuk bersatu berjuang menegakkan harkat martabat PMI dan rakyat Indonesia.

Sekitar 350 lebih peserta dari berbagai negara di Asia dengan profesi kerja yang berbeda hadir dalam upacara virtual. Peserta upacara ini mengikuti upacara di rumah majikan masing-masing dengan mengenakan baju batik dan terlihat khidmad mengikuti jalannya upacara sampai selesai. Upacara ditutup dengan foto poster bersama dengan tuntuan, harapan dan arti kemerdekaan bagi PMI.

Hong Kong, 18 Agustus 2022

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *