September 19, 2020

Sinar Migran

Media Informasi Pemberdayaan Buruh Migran

Komunitas Buruh Migran Blitar dan JBMI salurkan masker di 14 titik di Kowloon dan Hong Kong

Komunitas Buruh Migran Blitar dan JBMI salurkan masker di 14 titik di Kowloon dan Hong Kong

Hong Kong-SM, Kamis (27/02/2020) Komunitas buruh migran di Hong Kong asal Blitar Jawa Timur bersama Jaringan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong salurkan masker kepada pekerja rumah tangga (PRT migran) asal Indonesia di 14 titik tempat libur di Kowloon dan Hong Kong, Minggu (23/02/2020).

Kerjasama antara jaringan dan organisasi tersebut adalah bentuk langkah nyata, kepedulian dan dedikasih kepada sesama PRT ditengah terjangan wabah virus Corona baru (Covid-19) yang pertama kali muncul Desember tahun lalu di Wuhan China.

Virus ini sangat menggemparkan. Hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan telah menyebar ke 43 negara didunia termasuk di Hong Kong dimana sekitar 160.000 PRT migran asal Indonesia bekerja.

Sringatin, Koordinator penyaluran masker JBMI diprioritaskan kepada PRT migran yang tidak difasilitasi oleh majikan.
“Ditengah pekerjaan PRT migran yang dituntut dengan segala macam kebersihan dan steril dirumah, belanja, antri barang kebutuhan rumah majikan dan lainnya. PRT membutuhkan peralatan yang menjamin dirinya aman dan sehat, kami ingin memastikan itu.” Jelasnya.

Menurutnya, PRT migran masih banyak yang tidak diberi masker layak sehari hari sesuai standar keamanan dan keselamatan. Juga tidak diberi cairan disinfektan dan vitamin yang cukup.

Ditengah ketakutan masyarakat Hong Kong akan merebaknya virus, tuntutan kepada PRT migran menjadi meningkat.
Belum lagi dengan puluhan ribu majikan yang di rumahkan dan jutaan anak anak sekolah dan pelajar yang diliburkan sampai 20 April mendatang membuat pekerjaan PRT migran berlipat ganda.

JBMI juga menginisiasi pendataan dampak dari meningkatnya beban dan tuntutan kerja serta keamanan setelah virus Corona merebak di kota dengan survey yang ditujukan kepada PRT migran dalam sebulan ini.

“Kami akan membawa hasil survey kepada pemerintah Indonesia dan Hong Kong sebagai bukti bahwa PRT migran telah diskriminasi dan dikesampingkan dari perlindungan dan perhatian pemerintah” pungkasnya.

Selain untuk PRT yang tidak diberi oleh majikan, p embagian masker yang dikoordinir oleh JBMI juga akan dialokasikan ke berbagai shelter tempat PRT migran yang sedang menyelesaikan kasus seperti Shelter Istoqomah, Shelter Bethune House di Jordan dan Shueng Wan, Shelter Katolik Center dan Shelter Islamic Union.

Selama di Hong Kong masih dinyatakan darurat kesehatan, JBMI Hong Kong dan Komunitas daerah akan terus menggalang bantuan berupa masker, cairan disinfektan dan vitamin untuk menunjang kekebalan tubuh dari donasi berbagai kalangan baik individu, lembaga swasta maupun pemerintah.

Koordinasi #BMI_Saling_Peduli pendistribusian masker pada Minggu, 23 Februari 2020 dilakukan oleh:

  1. ICB – Info Cegatan Blitar di daerah Lok Fu
  2. BBC – Bocah Blitar Community, masker dibagikan di flat rumah anggotanya
  3. IPB – Laskar Peduli IPB di Causeway Bay
  4. Kawulo Muda Blitar – KMB
  5. LPK – Laskar Peduli Kasih di Ma On Shan, dan di kirim pada BMI yang tidak libur di MTR
  6. IBB – Ikatan Bocah Blitar
  7. BBK – Blitar Bleduk Kelud
  8. BBHK : Blitar Berbagi di Tuen Mun
  9. Mover Indonesia di Mei Foo
  10. IMWU di Lamtin
  11. BTM&B – PILAR HK di Shatin
    12 ATKI di Tsuen wan
  12. Individu dari Wates, di Kowloon City
  13. GAMMI di Couseway Bay
Please follow and like us: