Sinar Migran

Ketahui Normal dan Tidaknya Menstruasimu

Tahukan anda kapan menstruasi terakhir anda dan berapa lama menstruasi itu? Mungkin selama ini anda lupa dan tidak terlalu memperhatikan hal tersebut. Untuk itu marilah kita mulai memberi sedikit perhatian untuk hal yang satu ini.

Mayoritas dari kaum perempuan yang berusia kurang dari 12 tahun sampai dengan 55 tahun akan mengalami siklus bulanan yang biasa di sebut dengan “Menstruasi atau Datang bulan”. 

Dan “Menstruasi atau Datang Bulan” ini juga bisa mengatakan banyak hal tentang kesehatan wanita. Untuk itu marilah kita belajar mengerti dan memahami tentang sirkulasi menstruasi kita dan apa yang aka kita lakukan tentang menstruasi yang tidak teratur.

Apa sich sebenarnya yang di maksud dengan menstruasi atau siklus menstruasi?

Menstruasi atau siklus menstruasi adalah perubahan yang terjadi pada setiap tubuh  wanita  yang setiap bulannya salah satu dari indung telur kita (ovaries) melepaskan satu telur, proses ini di sebut ovulasi. Dan pada saat yang sama perubahan hormon juga terjadi. dan jika telur yang di keluarkan tidak subur maka lapisan rahim akan terkikis dan di keluarkan melalui vagina.

Seperti apa sich menstruasi bisa di bilang normal itu?

Perlu di ketahui bahwa setiap wanita itu mempunyai siklus menstruasi yang berbeda, ada yang 7 hari ada yang 3 sampai 4 hari sudah selesai, ada yang sakit ada yang tidak dan ini masih bisa di bilang normal. Jika masa menstruasi lebih dari 7 hari ini sudah di bilang badan kita atau kesehatan badan kita bermasalah.

Bagaimana cara melacak siklus menstruasi?

Untuk mengetahui apa yang normal bagi Anda, mulailah menyimpan catatan dari siklus menstruasi Anda pada kalender. Mulailah dengan mencatat tanggal mulai setiap bulan selama beberapa bulan berturut-turut untuk mengidentifikasi ketidak dan teraturnya menstruasi Anda.

Berikut cara mencatat menstruasi setiap bulan:

  • Tanggal akhir. Berapa lama waktu “M” Anda biasanya berlangsung? Apakah itu panjang atau lebih pendek dari biasanya?
  • Mengalir. Catatlah berat dari aliran “M” Anda. Apakah itu tampak lebih ringan atau lebih berat dari biasanya? Seberapa sering Anda perlu mengganti pembalut wanita Anda? Apakah sering terdapat gumpalan darah?
  • Perdarahan abnormal. Apakah Anda  mengalami pendarahan di antara menstruasi?
  • Rasa sakit. Jelaskan rasa sakit yang terkait dengan “M” Anda. Apakah  rasa nyeri terasa lebih buruk dari biasanya?
  • Perubahan lain. Apakah Anda mengalami perubahan suasana hati atau perilaku? Apakahterjadi sesuatu yang baru dalam masa “M” Anda?

Apa penyebab penyimpangan siklus “M” anda?

Penyimpangan siklus menstruasi dapat memiliki berbagai penyebab, termasuk:

  • Kehamilan atau menyusui. Jika terlambat datang bulan atau tidak “M” selama 1 bulan bisa menjadi tanda awal kehamilan. Menyusui biasanya menunda kembalinya menstruasi setelah kehamilan.
  • Gangguan makan, penurunan berat badan ekstrim atau olahraga berlebihan. Gangguan makan – seperti anorexia nervosa – penurunan berat badan ekstrim dan peningkatan aktivitas fisik dapat mengganggu menstruasi.
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS). Wanita dengan gangguan sistem endokrin biasanya memiliki menstruasi yang tidak teratur serta pembesaran ovarium yang mengandung cairan – disebut folikel  – terletak di setiap ovarium seperti yang terlihat selama pemeriksaan USG.
  • Kegagalan ovarium prematur. Kegagalan ovarium prematur mengacu pada hilangnya fungsi ovarium normal sebelum usia 40. Wanita yang memiliki kegagalan ovarium prematur – juga dikenal sebagai insufisiensi ovarium primer –  Bisa juga memiliki menstruasi yang tidak teratur atau sesekali selama bertahun-tahun.
  • Penyakit radang panggul (PID). Infeksi ini pada organ reproduksi dapat menyebabkan perdarahan menstruasi yang tidak teratur.
  • Fibroid rahim. fibroid rahim adalah pertumbuhan non-kanker rahim. Mereka dapat menyebabkan menstruasi berat dan periode menstruasi berkepanjangan.

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah ketidakteraturan menstruasi?

Untuk beberapa wanita, penggunaan pil KB dapat membantu mengatur siklus menstruasi. Pengobatan untuk masalah yang mendasari, seperti gangguan makan, juga dapat membantu. Namun, beberapa ketidakteraturan menstruasi tidak dapat dicegah.

Selain itu, hubungi dokter Anda jika:

  • “M” Anda tiba-tiba berhenti selama lebih dari 90 hari – dan Anda tidak hamil
  • “M” Anda menjadi tidak menentu setelah berada biasa
  • “M” berdarah selama lebih dari tujuh hari
  • Anda berdarah lebih berat dari biasanya atau mengganti pembalut wanita setiap 1 atau 2 jam
  • “M” Anda kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari terpisah
  • Mengalami pendarahan pada saat “M”
  • Mengalami sakit yang parah selama masa “M” Anda
  • Anda tiba-tiba mengalami demam dan merasa sakit setelah menggunakan tampon.

Hal-hal yang bisa di lakukan di rumah untuk mengurangi rasa sakit saat “M”:

  • Olahraga. Studi telah menemukan bahwa aktivitas fisik dapat meringankan rasa sakit kram menstruasi.
  • Kompres air panas. pengompresan dengan air panas atau menggunakan bantal pemanas, botol air panas atau patch yang panas pada perut bagian bawah Anda dapat meringankan kram menstruasi. melakukan pengompresan ini akan sama efektifnya dengan mengkonsumsi obat sakit untuk menghilangkan kram menstruasi.
  • Suplemen diet. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin E, asam lemak omega-3, vitamin B-1 (thiamine), vitamin B-6 dan suplemen magnesium dapat secara efektif mengurangi kram menstruasi.
  • Menghindari alkohol dan tembakau. Kedua zat ini bisa membuat kram menstruasi lebih buruk.
  • Mengurangi stres. Stres psikologis dapat meningkatkan risiko kram menstruasi dan rasa sakit yang lebih parah.
  • Akupunktur. Akupunktur melibatkan memasukkan jarum yang sangat tipis melalui kulit Anda di titik-titik strategis pada tubuh Anda. Beberapa studi telah membuktikan bahwa akupunktur membantu meringankan kram menstruasi.
  • Stimulasi transkutan listrik saraf (TENS). Sebuah alat elektonik TENS yang dihubungkan ke kulit menggunakan patch perekat dengan elektroda di dalamnya. Elektroda ini memberikan tingkat arus listrik yang berbeda-beda untuk merangsang saraf dan membantu mengurangi rasa sakit dan merangsang pelepasan endorfin, penghilang rasa sakit alami tubuh Anda. Dalam studi, TENS lebih efektif daripada plasebo dalam mengurangi rasa sakit kram menstruasi.
  • Akupresur. Seperti akupunktur, akupresur juga melibatkan perangsangan pada titik-titik tertentu tubuh kita. Dalam akupresur, hal ini dilakukan dengan tekanan lembut pada kulit bukan jarum. Meskipun penelitian tentang akupresur dan kram menstruasi terbatas, akan tetapi akupresur mungkin lebih efektif daripada plasebo dalam mengurangi kram menstruasi. Semoga bermanfaat dan salam CASELUDA.
Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *