Sinar Migran

Hong Kong usulkan tambahan 5 hari libur tahunan untuk pekerja migran

Patung Big Buddha, Ngong Ping Lantau. Foto Dewan Pariwisata Hong Kong.



Hong Kong-SM, Kamis (11/03/2021) Pemerintah mengajukan rancangan undang-undang (RUU) baru dengan mengubah Undang-undang Ketenagakerjaan (Cap. 57) tentang jumlah hari libur resmi tahunan ( Statutory Holidays- SHs), dari 12 menjadi 17.

RUU yang diumumkan dalam rilis pemerintah Jum’at lalu akan diperkenalkan ke Dewan Legislatif pada Rabu, 17 Maret mendatang dengan pengaturan satu SHs tambahan setiap dua tahun sekali mulai dari tahun 2022 dengan urutan sebagai berikut: Hari Lahir Buddha, hari kerja pertama setelah Hari Natal, Senin Paskah, Jumat Agung, dan hari setelah Jumat Agung.

Saat ini pemerintah memberikan 17 SHs dalam setahun kepada semua warganya kecuali pekerja migran yang hanya mendapat SHs 12 hari saja.

Sesuai dengan kelancaran pengesahan RUU, hari libur tambahan pertama akan ditetapkan pada tahun 2022 dan penyelarasan jumlah hari libur resmi dan hari libur umum akan dicapai pada tahun 2030. ### vo

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *