Sinar Migran

Covid-19: Vaksin Gratis Untuk Warga Hong Kong Tahun 2021

Vaksin Covid-19 dengan keterangan hanya untuk injeksi didepan logo Astrazeneca. Foto Reuters.



Hong Kong-SM, Rabu (30/12/2020)
Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam pada hari Rabu lalu menjelaskan, program pemberian vaksin Covid-19 untuk setiap warga negara Hong Kong gratis dan sukarela dimulai pada tahun 2021 mendatang.

Lam mengklaim pihak berwenang Hong Kong telah mendapatkan 7,5 juta dosis vaksin Oxford-AstraZeneca, awal bulan ini. Sebelumnya pemerintah memperoleh masing masing 7,5 juta dosis vaksin dari perusahaan SinoVac dan Pfizer-BioNTech. Menambah total vaksin yang tersedia menjadi 22,5 juta.

Is mengatakan sedang mencari untuk mendapatkan dosis tambahan dari pabrik keempat untuk memastikan pasokan yang cukup. Setiap vaksin membutuhkan dua dosis agar efektif. Tiga vaksinasi berbeda akan diluncurkan sesuai dengan kapan warga dijadwalkan menerimanya.

Anggota masyarakat bebas memilih vaksin mana yang akan diterima dengan memilih waktu dan tanggal vaksinasi mereka, karena – selama periode waktu tertentu – akan ada lebih dari satu jenis vaksin yang tersedia.
Sebelum mendapat vaksin anggota masyarakat diharuskan memberikan persetujuan sebelum menerima suntikan.
Jika anggota masyarakat tidak ingin menerima vaksin tertentu, “mereka dapat memilih ke tempat lain yang menyediakan vaksin yang berbeda,” katanya.

Satuan tugas yang diketuai oleh Sekretaris Layanan Sipil, Patrick Nip akan mengawasi peluncuran tersebut. Pemerintah akan terus memberi informasi kepada publik secara transparan dan terbuka di setiap langkah dalam program tersebut.
Warga akan diberi tahu sepenuhnya tentang jenis vaksinasi yang mereka terima, dan risiko yang terkait.

Nip mengatakan harapan dengan program itu akan “membuka babak baru dalam perang bersama melawan virus.”

Vaksin yang didahulukan kepada individu “berisiko tinggi” termasuk orang tua dan tenaga medis ini menurut Lam akan aman
“Saya harus mengatakan bahwa vaksin yang akan digunakan telah melalui uji klinis yang relevan. Anda tidak perlu khawatir. Manfaat menerima vaksin jauh lebih besar daripada kerusakan yang mungkin terjadi tanpa vaksinasi.”

Hasil tes lengkap vaksin SinoVac China belum dipublikasikan.

Pengumuman tersebut menyusul pertemuan khusus Dewan Eksekutif (Exco) sebelumnya pada hari Rabu di mana dewan membuat amandemen undang-undang kota untuk memberi wewenang kepada Sekretaris Pangan dan Kesehatan untuk mengesahkan penggunaan vaksin Covid-19 untuk penggunaan tertentu. Aturan tersebut akan tetap berlaku selama 12 bulan.

ExCo juga mendukung pembentukan dana ganti rugi kompensasi kepada anggota masyarakat dalam “kasus yang jarang terjadi” jika menderita reaksi merugikan yang parah akibat vaksinasi.

Anggota gugus tugas lainnya termasuk Sekretaris Pangan dan Kesehatan Sophia Chan, Ketua Komisi Lansia Dr Lam Ching-choi dan ahli pengobatan pernafasan Dr David Hui.

Sampai hari Senin, tercatat ada 61 kasus baru ditularkan. Dengan jumlah total infeksi mencapai 8.671 dan 141 kematian. ### vo

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *