Sukses Selenggarakan Rapat Umum Tahunan, LIPMI Serukan Anggotanya Untuk Memperkuat Organisasi dan Perjuanganya.

Tahun ini LIPMI menyelenggarakan rapat umum tahunan ke 7 pada Minggu, 08 Desember 2019 di  di Tepi Laut, Victoria Park, Causeway Bay, Hong Kong. Rapat umum ini diselenggarakan satu tahun sekali dan dihadiri seluruh anggota LIPMI. 
Tujuan diselenggarakan rapat umum tahunan ini adalah untuk melaporkan kepada anggota apa saja keberhasilan dan kelemahan LIPMI dalam menjalankan program kerja dan perjuanganya, melaporkan keuangan, dan mengesahkan pengurus baru yang akan menjabat satu tahun kedepan.

Liga Pekerja Migran Indonesia adalah  aliansi yang beranggotakan organisasi, group, majlis dan serikat buruh migran Indonesia di Hong Kong yang dibangun pada tahun 2009 dengan nama Aliansi Black List PJTKI, Agen dan Majikan Jahat. dan secara konsisten memerangi praktek buruk PJTKI dan Agen serta memperjuangkan keadilan bagi buruh migran dan keluarganya.
Seiring perkembangan buruh migran dan masalahnya, pada bulan Maret tahun 2011, aliansi Aliansi Blacklist diubah nama menjadi menjadi Liga Pekerja Migran Indonesia (LiPMI) yang terdaftar dibawah Societies Ordinance Police di Hong Kong. Pada rapat umum tahunan pertama ini juga mengesahkan konstitusi sebagai Anggaran Dasar Rumah Tangga LiPM dan mengesahkan struktur kepengurusan LiPMI. 

Meskipun rapat ini diselenggarkan di luar gedung, namun semua program berjalan lancar dan peserta juga tertib mengikuti setiap persidangan hingga selesai.
Ditengah kondisi Hong Kong yang tengah terjadi krisis politik dan aksi besar pada hari itu, namun hal ini tidak mengurangi semangat anggota LIPMI untuk hadir dan terlibat aktif dalam membahas perkembangan LIPMI. Rapat ini dinyatakan sah karena telah dihadiri 10  dari 14 organisasi anggota LIPMI, maka secara AD/ART LIPMI,rapat ini dinyatakan kuorum untuk dilaksanakan. 

“Sejak berdiri mulai Oktober 2009 sampai hari ini, LIPMI tetap konsisten dan teguh dalam memberdayakan dan memperkuat buruh migran dalam memperjuangkan perrbaikan kondisi kerja buruh migran, karena kita percaya bahwa hanya kitalah yang bisa merubah kondisi ini dan ini harus dilakukan secara bersama-sama, tegas Sahlan,Koordinator LIPMI dalam pidatonya.

Sahlan juga menambahkan, bahwa dalam rapat umum tahunan ini, LIPMI menyerukan kepada anggotanya untuk terus memperkuat organisasinya dan mengajak organisasi lain untuk bergabung dan memperkuat perjuangan buruh migran. Sebagai buruh migran kita harus bersatu dan berjuang bersama organisasi dan aliansi, seperti pepatah yang mengatakan bahwa lidi akan mudah patah jika hanya satu-satu, namun akan menjadi kuat saat di ikat dan disatukan dan serta tidak mudah dipatahkan. 

Pada rapat umum tahunan ini LIPMI berhasil mengesahkan 17 orang perwakilan organisasi anggota LIPMI sebagai pengurus terpilih. Sesuai dengan konstitusi LIPMI, maka diantara mereka akan memilih koordinator, wakil, bendahara, dan komite kerja lainya yang disesuaikan dengan kebutuhan program kerja LIPMI.

Please follow and like us:
error0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *