Polisi Hong Kong menembak demonstran dengan peluru tajam di Sai Wan Ho

SM (11/11/2019) Para pengunjuk rasa memblokade jalan persimpangan di luar Tai On Building di Sai Wan Ho. Sekitar pukul 7:15 pagi, seorang petugas polisi berusaha mengejar para demonstran sebelum dia mengeluarkan pistol dan mengarahkannya ke mereka.

Dari rekaman yang ditangkap oleh Cupid Produser. Polisi kemudian meraih seorang pengunjuk rasa berjaket putih, dan menembak pengunjuk rasa berpakaian hitam yang hendak membebaskan rekannya yang ditarik polisi.

Demonstran  yang berjarak hanya satu meter   tumbang setelah polisi menembakkan peluru tajam ke arah perut. 
Seorang pengunjuk rasa berbaju hitam lain kemudian muncul mencoba mengambil pistol polisi, namun peluru ditembakkan lagi dua kali.

Terjadi perdebatan pada beberapa  pejalan kaki dan polisi sebelum kemudian dua demonstran dibawa ambulan ke rumah sakit.

Hari Senin, demonstran mencoba memblokade  perjalanan pagi sebagai bagian dari rencana yang lebih luas untuk memobilisasi pemogokan masal.

Beberapa penangkapan dilakukan di Tuen Mun, Wong Tai Sin dan Sha Tin. Layanan MTR terhambat di Jalur Kwun Tong, Jalur Tung Chung, Jalur Kereta Timur, dan Jalur Ma On Shan. Layanan kereta api ringan juga terdampak.

Demonstran telah bersumpah akan melipatgandakan mobilisasi setelah Alex Chow Tsz-lok, pemuda 22 tahun meninggal jatuh di  tempat parkir lantai tiga ke lantai dua Sheung Tak Estate di Tseung Kwan O. Saat polisi anti huru hara sedang melakukan operasi pembubaran demonstran di daerah tersebut 4 November lalu.

Teka teki kematian Chow masih menjadi tanda tanya, sebelum meninggal pada Jum’at pagi 8 November, Chow sempat mengalami koma disebabkan patah tulang dan luka parah di kepala.

Sumber: HKFP, SCMP.

(Vo)

Please follow and like us:
error0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *