Kasus campak bertambah lima di Hong Kong

Hong Kong (14/05/2019) Penderita infeksi campak kembali bertambah menjadi Lima orang. Seorang buruh migran asal Filipina, seorang pria warga Hong Kong dan tiga orang pegawai sebuah toko Gucci di Tsim Sha Tsui, Kowloon. Jumlah ini menambah penderita campak di Hong Kong menjadi 73 selama 2019.

Gejala yang dialami seorang PRT migran berusia 27 tahun pada 4 Mei awalnya mengalami demam tinggi dan muncul ruam di tubuhnya membuat ia dirawat di Rumah Sakit Timur Pamela Youde Nethersole pada 8 Mei, menurut rilis pemerintah.
Hasil tes yang dilakukan pada PRT migran tersebut positif terjangkit virus campak. Dibawah pengawasan dokter, penderita dalam kondisi stabil.

Perempuan tersebut dilaporkan telah melakukan perjalanan ke Filipina selama masa inkubasi dari 10 hingga 23 April sebelum kembali ke Hong Kong.

Sementara itu, seorang pria Hong Kong berusia 47 tahun dengan riwayat kesehatan yang baik juga dinyatakan positif terkena virus campak pada 8 Mei setelah mengalami batuk demam dua hari sebelumnya. Ia dirawat di rumah sakit Prince of Wales. Diketahui pria tersebut tidak melakukan perjalanan jauh selama masa inkubasi.

Pusat Perlindungan Kesehatan mengatakan pada hari Senin tengah melakukan penyelidikan setelah wabah campak diderita oleh tiga pekerja sekaligus di sebuah toko Gucci di Harbour City di Tsim Sha Tsui, Kowloon.

Para petugas badan tersebut mengatakan tiga pasien, seorang pria berusia 30 tahun dan dua wanita, keduanya berusia 25 tahun, semuanya dinyatakan dalam kondisi stabil.

Menurut Apple Daily Cabang Gucci dari Harbour City dan kantornya telah ditutup karena desinfeksi, dan sebanyak 195 karyawan di toko tersebut mendapat vaksinasi guna menangkal terjangkitnya virus.

Departemen kesehatan menghimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan persebaran virus campak sebagai berikut:
Masa inkubasi (periode dari infeksi hingga munculnya penyakit) campak berkisar dari 7 hingga 21 hari.

Gejala campak demam, ruam kulit, batuk, pilek dan mata merah. Jika timbul gejala tersebut, anggota masyarakat harus mengenakan masker, berhenti bekerja atau sekolah dan menghindari pergi ke tempat yang ramai. Mereka juga harus menghindari kontak dengan orang yang rentan, terutama orang dengan kekebalan yang lemah, wanita hamil dan anak-anak berusia di bawah 1.

Mereka yang diduga telah terinfeksi disarankan untuk mencari pertolongan medis sedini mungkin dan mengungkap riwayat kontak campak yang relevan dengan layanan kesehatan profesional.

(Vo)

2 thoughts on “Kasus campak bertambah lima di Hong Kong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *