May 30, 2020

Sinar Migran

Media Informasi Pemberdayaan Buruh Migran

Darurat kesehatan global, Virus Corona jangkiti 24.539 orang, 492 meninggal, 1 ada di Hong Kong

Konferensi press International Migrant Alliance -IMA, Menyikapi dampak virus Corona pada buruh migran di KUC Space, Rabu 05 Februari 2020. Foto Sinar Migran.

Hong Kong-SM, Rabu (05/02/2020) wabah virus Corona yang  telah menyebar ke lebih dari 24 negara, mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengumumkan darurat kesehatan global.

10 negara mengambil kebijakan dengan memberlakukan larangan terbang Dari dan menuju China seperti Jepang, Amerika Serikat, Australia, Kazakhstan, Jepang, Vietnam, Indonesia, Mongolia, Korea Utara, Rusia dan Singapura.

Otoritas Kesehatan China menyebutkan Virus Corona telah menyebar ke berbagai propinsi di China daratan termasuk Guangxi Zhuang, Mongolia, Ningxia Hui, Tibet, Xinjiang Ugyur, Hong Kong, Makau Taiwan, dan daerah lain seperti Taiwan, Jepang, Korea, Thailand, Singapura, Vietnam, Nepal, Malaysia, Amerika Serikat, Australia, Prancis, Kanada, Jerman, Sri Lanka, Kamboja, Uni Emirat Arab, Finlandia, Filipina, India, Italia, Inggris, Rusia, Swedia, Spanyol dan Belgia. Dengan jumlah 24.537 kasus, 492 meninggal, 911 dinyakatan sembuh.

Di Hong Kong seorang pria (39) meninggal di rumah sakit Princess Margaret pada Selasa pagi (03/02/2020) setelah menjalani lima hari perawatan.

Dia adalah pasien penderita virus Corona pertama yang meninggal dunia di Hong Kong dan kasus meninggal dunia kedua di luar China daratan setelah kasus pertama di Filipina.

Pria yang tinggal di apartemen blok 1, Fase 11, Whampoa Garden Hung Hom sebelumnya memiliki riwayat penyakit kronis mengeluh sakit otot setelah pergi mengunjungi kerabat di Wuhan dengan kereta Express pada 21 Januari dan kembali dua hari kemudian.

Pada 31 Januari, ia mengalami demam dan dirawat di Rumah Sakit Queen Elizabeth untuk diisolasi setelah teridentifikasi positif terjangkit virus Corona  pada hari yang sama, namun meninggal setelah lima hari perawatan.

Ibu (72) dari pria tersebut positif tertular virus Corona. Sementara istri, anak perempuan, anak lelaki dan seorang pekerja rumah tangga migran yang bekerja dirumah tersebut tidak menunjukkan adanya tanda penularan namun harus menjalani karantina sejak 1 Februari.

Please follow and like us:
error4
Tweet 20
fb-share-icon20